Varian Sawo

 MENYEDIAKAN VARIETAS BIBIT UNGGUL SAWO LOKAL/ IMPORT

Sawo Jumbo - Sawo Variegata - Sawo Australia/ Abiu - Sawo Duren  - Sawo Manila/ Malaysia - Sawo Kecik  - Sawo Putih - Sawo Mentimun -  Sawo Vietnam


SAWO JUMBO

Sesuai dengan namanya, sawo ini relatif lebih besar ukurannya dibanding sawo lain. Anggota genus Malikara ini mampu menghasilkan buah jumbo dengan panjang bisa mencapai 12 cm dan diameternya berkisar 7 cm. Kejumboannya berbobot sekitar 500 gram per buah, apalagi rasa buahnya yang manis dipadu tekstur lembut menambah kelezatannya. Bentuknya seperti bola, namun ada juga yang seperti telur sungsang. Termasuk tanaman evergreen (selalu hijau sepanjang musim), pohon sawo jumbo bakal menyejukkan sekitarnya.

Spesifikasi Produk Tanaman Sawo Jumbo
·    Nama: Sawo Jumbo
·    Matahari: Partial shade (teduh)
·    Tinggi bibit : >60 cm
·    Asal bibit: cangkok
·    Tempat tanam: Pot berdiameter >60 cm atau di tanah langsung
·    Waktu berbuah: 2-3 tahun pasca tanam
·    Medium tumbuh: Tanah yang kering dengan pengairan cukup.

Tips Perawatan
·    Gunakan tanah yang subur bercampur kompos 1 sampai 2 kg sebagai media di lubang tanam.
·    Siramlah minimal dua kali sehari.
·    Pupuklah minimal sekali dalam sebulan dengan NPK ditabur di sekeliling media tanam.
·    Gulma dibersihkan secara rutin
·    Tanaman sawo yang masih muda disarankan diberikan pupuk dengan kandungan nitrogen, phosphor, dan potash. Pupuk kompos lebih baik.


SAWO VARIEGATA
Diberi gelar variegata karena sawo varietas ini memiliki daun yang berwarna belang hijau kuning, daun yang berbeda dari sawo pada umumnya. Masalah rasa sama saja. Manis dengan tekstur yang lembut, sensasi juicy legit akan lumer di mulut ketika memakannya. Sama-sama merupakan tanaman evergreen yang hijau sepanjang musim sehingga bakal menyejukkan sekitarnya. Nah keunikan dari daunnya tadi menjadikan sawo ini bisa pula dijadikan tanaman hias. Jadi tak hanya diambil buahnya, tapi mendapat fungsi estetis juga.

Spesifikasi Produk Tanaman Sawo Variegata
·    Nama: Sawo Variegata
·    Nama ilmiah: Manilkara zapota
·    Kondisi tempat tumbuh: Daerah beriklim hangat, tropis dan subtropis
·    Penyinaran matahari: Full sun (sepanjang hari)
·    Waktu berbuah: 1-2 tahun pasca tanam
·    Media tanam: Pot berdiameter >60 cm atau di tanah langsung
·    Tinggi bibit: 40-60 cm
·    Tinggi tanaman ketika tumbuh besar: 500 cm lebih

Tips Perawatan:
  1. Gunakan tanah yang subur bercampur kompos 1 sampai 2 kg sebagai media di lubang tanam.
  2. Siramlah sehari sekali.
  3. Pupuklah minimal sekali dalam sebulan dengan NPK Buah ditabur di sekeliling media tanam
  4. Tanaman sawo yang masih muda diberi pupuk dengan kandungan nitrogen, phosphor, dan potash. Pupuk kompos juga sangat bagus.
  5. Gulma dibersihkan secara rutin.

SAWO AUSTRALIA/ ABIU

Tanaman Sawo Australia atau abiu memang belum terlalu populer di Indonesia. Namun, buah sawo yang satu ini sangat unik sekali karena sangat berbeda dengan sawo kebanyakan. Jika sawo yang kita kenal buah dagingnya berwarna coklat tua, sawo australia ini malah berwarna putih bening. Yang lebih menarik lagi adalah, sawo australia ini bukan berasal dari Australia tapi dari negara Brasil dan Peru, tepatnya di daerah sekitar Amazon.

Buah Abiu berbentuk lonjong, ada juga yang bulat, sekitar 6-12 cm. Buah degan berat sekitar 150-500 gram ini memiliki daging buah sangat istimewa. Istimewanya adalah warnyanya transparan dan bertekstur seperti jelly. Jelly yang manis dan sangat segar, tidakkah menggairahkan? Saking manisnya, dengan derajat Brix mencapai 17-21, sawo abiu disamakan rasanya dengan kelapa muda yang berpadu dengan caramel.

Pohon Abiu juga termasuk tanaman yang rajin berbuah, karena 2 tahun pasca penanaman, biji akan mulai berbunga. Dua bulan sesudahnya, bunga sudah berubah menjadi buah hijau. Warna hijau bertahap menguning hingga matang. Tentu menyenangkan jika buah seistimewa ini berada di halaman rumah Anda.

Spesifikasi Produk Tanaman Sawo Abiu
·    Nama: Sawo Australia (Abiu)
·    Nama ilmiah: Pouteria caimito
·    Kondisi tempat tumbuh: Dataran rendah-tinggi
·    Matahari: Partial shade (teduh)
·    Tinggi bibit: 30-40 cm
·    Asal bibit: Cangkok
·    Tempat tanam: Pot berdiameter >60 cm atau di tanah langsung
·    Waktu berbuah: 2-3 tahun pasca tanam

Tips Perawatan
·    Gunakan tanah yang subur bercampur kompos 1 sampai 2 kg sebagai media di lubang tanam.
·    Siramlah minimal dua kali sehari.
·    Pupuklah minimal sekali dalam sebulan dengan NPK ditabur di sekeliling media tanam.
·    Gulma dibersihkan secara rutin
·    Tanaman sawo yang masih muda disarankan diberikan pupuk dengan kandungan nitrogen, phosphor, dan potash. Pupuk kompos lebih baik.
·    Abiu adalah sawo Australia yang adaptif di iklim tropis dan subtropis, tanaman ini akan tumbuh subur mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi. Selain itu tanaman ini juga dapat ditanam di pot. Keistimewaan dari Abiu dibanding anggota keluarga Sapotaceae lainnya adalah cepat berbuah. Pada umur 2 tahun, tanaman asal biji mulai berbunga. Dua bulan kemudian, bunga menjadi buah berwarna hijau dan berangsur menjadi kuning cerah kala sudah masak. Sehingga buahnya bisa tampil menggoda. Rasa buahnya manis menyegarkan. Buah Abiu memiliki bentuk oval hingga bulat berukuran panjang 6cm.

RASA BUAH MANIS
·    Rasa buah manis menyegarkan. Buah Abiu memiliki bentuk oval hingga bulat berukuran panjang 6 – 12 cm, memiliki bobot cukup besar seukuran mangga 300-700 gr dengan ujung buah bulat licin hingga bercuping. Walaupun Abiu dikenali berasal dari daerah sekitar Amazon dataran rendah Peru dan Brazil (Amerika Selatan), namun banyak penggemar tabulampot di Indonesia lebih mengenali buah yang termasuk dalam spesies Puteria Caimito dan keluarga Sapotaceae ini dengan sebutan Sawo Australia. Mungkin karena tanaman ini banyak dibudidayakan di Australia tepatnya di North Queensland. Pohon buah Abiu sangat cocok untuk dijadikan tabulampot karena bentuk tajuk pohon Abiu yang mirip tajuk pohon cemara .

 MANFAAT BAGI KESEHATAN
·    Selain dapat dimakan langsung, buah abiu dapat diolah menjadi berbagai makanan spesial, seperti Abiu Carambola Chicken Breast (dada ayam goreng dimasak dengan jus abiu dan belimbing), Abiu Tart, Sweet & Sour Abiu  Beefburger dan sebagainya. Buah Abiu juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan kita karena banyak mengandung vitamin A, B3, dan C, serta kaya sumber kalori dan serat. Daging buah abiu berwarna putih bening dengan rasa khas manis legit dan segar. Ada yang menggambarkannya seperti rasa kelapa muda namun ada juga yang menyetarakannya dengan paduan susu dan karamel. Karena dagingnya lembek dan sedikit berair, abiu dapat dimakan dengan cara dibelah melintang atau membujur dengan disendok. Pada masing-masing buah terdapat 1-5 biji abiu.


SAWO DUREN

Kenitu Hijau atau dikenal juga sebagai sawo duren berasal asli dari daerah Karibia, sedangkan di Indonesia masih termasuk sulit ditemui. Dikenal juga sebagai sawo duren, buah ini tampilannya lebih mirip apel dengan bentuk bulat berdiameter 5-10 cm dan kulitnya mengkilap. Pohon kenitu ungu bisa mencapai tinggi 20 meter, sehingga sering digunakan sebagai tanaman hias maupun peneduh di jalan. Buahnya bisa dimakan segar, dapat juga dibuat es krim dan dibuat obat-obatan.

Spesifikasi Produk Tanaman Kenitu (Sawo Durian)
·    Nama: Kenitu
·    Nama ilmiah: Chrysophyllum cainito
·    Kondisi tempat tumbuh: Dataran rendah – menengah.
·    Asal bibit: Okulasi
·    Tinggi bibit: >60cm
·    Tempat tanam: Pot berdiameter >60cm atau di tanah langsung
·    Wakt berbuah: 2-3 th pasca tanam

Tips Perawatan:
1.    Gunakan tanah yang subur bercampur kompos 1 sampai 2 kg sebagai media di lubang tanam.
2.    Siramlah minimal dua kali sehari.
3.    Pupuklah minimal sekali dalam sebulan dengan NPK ditabur di sekeliling media tanam.
4.    Gulma dibersihkan secara rutin
5.    Tanaman yang masih muda disarankan diberikan pupuk dengan kandungan nitrogen, phosphor, dan potash. Pupuk kompos lebih baik.


SAWO MANILA
Sawo manila (Manilkara Zapota) adalah tanaman yang diperkirakan berasal dari daerah Amerika, seperti Meksiko dan Guatemala. Buah sawo memiliki daging buah lembut dan manis. Umumnya dihidangkan sebagai buah segar namun tak jarang juga diolah menjadi serbat, campuran es krim, selai, sirup atau difermentasi menjadi cuka atau anggur.
·    Tanaman ini tumbuh subur di daerah dataran rendah hingga daerah dengan ketinggian 300 m dpl serta tahan terhadap kondisi tanah kering, kadar garam yang agak tinggi, dan tiupan angin yang kencang.
·    Sifat dan Keunggulan buah : Dagingnya lembut, tidak berpasir (Jawa : masir), dengan rasa manis yang menyengat, saking manisnya rasa buah sawo ini. Selain dikonsumsi sebagai buah meja, sawo ini juga sangat nikmat dinikmati dalam bentuk “juice” yang di-blender bersama dengan es, tanpa perlu menambahkan gula cair sebagai penambah rasa manis
·    Sifat dan Keunggulan bibit : Tanaman sawo dapat berkembang baik dengan cukup mendapat sinar matahari namun toleran terhadap keadaan teduh (naungan), Tanaman sawo dapat hidup baik di dataran rendah maupun dataran tinggi sampai dengan ketinggian 1.200 m dpl
·    Kandungan tannin pada kulitnya dimanfaakan untuk penyembuhan diare dan demam. Daunnya dapat melarutkan garam-garam kalsium seperti batu ginjal, sehingga dapat menjadi minuman terapi bagi penderita batu ginjal.

Sawo Manila
·    Nama Latin : Acrhras zapota
·    Asal buah : Philipina
·    Sifat dan Keunggulan buah : tak hanya enak di konsumsi saja, buah sawo ini memang banyak disukai oleh hampir setiap orang, karena rasanya yang manis dan harganya yang murah
·    Sifat dan Keunggulan bibit : sawo manila bukan termasuk jenis buah musiman artinya bisa dipanen sepanjang tahun
·    Umur Berbuah : 2 – 3 tahun
·    Cara Pembibitan : Okulasi
·    Tabulampot  :Bisa
·    Tanah biasa : Bisa

Cara Pemeliharaan :
·    Sebelum berbuah pemupukan dapat diberikan 250-500 gram urea/pohon/tahun sebelum tanaman sawo berbuah, Bila tanaman sudah waktunya berbuah, kurang lebih berumur 4 tahun, dilakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk majemuk NPK (10-20-15) yang kandungan fosfor (P) dan kaliumnya (K) tinggi sebanyak 500 gram per pohon tiap tahun

Deskripsi
Berbentuk bulat agak lonjong, dan berwarna cokelat muda merupakan ciri khas  sawo manila. Dibandingkan jenis sawo lainnya, rasa daging buah sawo manila lebih manis, makanya banyak orang menyukai dan membudidayakan tanaman ini.

Inilah varietas sawo malaysia yang paling banyak diburu dan dicari oleh para hobiis tanaman buah eksklusif, karena ukuran buahnya yang super besar, sekitar 500 gram hingga 700 gram per buah, melebihi ukuran buah sawo pada lokal umumnya. Berbeda dengan sawo jumbo Vietnam yang berbentuk bulat

Artikel
·    Buah ini disebut sawo manila, karena sejak abad ke 16 sudah dibawa dari Amerika Tengah ke Filipina oleh Bangsa Spanyol. Dari Filipina (Manila) inilah kemudian buah sawo menyebar ke negara-negara Asia Tenggara lainnya. Hingga kita pun kemudian mengenalnya sebagai sawo manila. Sebutan sawo manila (chikoo, sapota, Manilkara zapota), digunakan untuk membedakannya dengan sawo kecik (Manilkara kauki), sawo beludru (sawo durian, kenitu, Chrysophyllum cainito), dan sawo ubi (sawo mentega, alkesa, Lucumma nervosa). Sawo-sawo ini kesemuanya masih tergolong famili sawo-sawoan (Sapotaceae). Yang juga masih masuk keluarga Sapotaceae adalah tanjung (Mimusops elengi).

·    Sawo manila termasuk jenis buah klimaterik, yang artinya harus dipetik mentah, untuk diperam sampai masak. Beda dengan sawo durian yang merupakan buah non klimaterik, hingga harus dipetik ketika sudah benar-benar masak di pohon. Pemetikan sawo di Thailand dilakukan dengan gunting pohon, dengan menyisakan tangkai sepanjang 1 cm. Buah yang baru saja dipetik, ditaruh dalam wadah yang diberi alas kertas koran, dengan tangkai di bawah. Maksudnya agar getah yang menetes dari potongan tangkai, tidak mengotori kulit buah. Buah yang dipetik harus benar-benar sudah tua, ditandai oleh ukurannya yang cukup besar, serta warna kulit lebih cerah dibanding buah yang masih muda.

·    Kerabat dekat sawo liar antara lain: sawo kecik dan sawo tanjung. Sawo kecik atau sawo jawa (Manilkara kauki L. Dubard.) Sawo kecik dimanfaatkan sebagai tanaman hias atau tanaman peneduh halaman. Tinggi pohon mencapai 15 – 20 meter, merimbun dan tahan kekeringan. Kayu pohonnya sangat bagus untuk dibuat ukiran dan harganya mahal. Sawo tanjung (Minusops elingi) memiliki buah kecil-kecil berwarna kuning keungu-unguan, jarang dimakan, sering digunakan sebagai tanaman hias, atau tanaman pelindung di pinggir-pinggir jalan.
·    Produksi dan perdagangan mancanegara sawo manila sangat populer di Asia Tenggara. Data statistik menunjukkan bahwa wilayah Asia Tenggara merupakan produsen utama buah sawo malaysia ini. Pada tahun 1987, Thailand menghasilkan 53.650 ton dari jumlah 18.950 ha, Filipina menghasilkan 11.900 ton dari lahan 4.780 ha, dan Semenanjung Malaysia menghasilkan 15.000 ton dari lahan 1.000 ha.

·    Pengembangan budidaya sawo malaysia sudah meluas hampir di seluruh Indonesia. Pada tahun 1990 areal penanaman sawo malaysia terdapat di 22 propinsi, kecuali N.T.T, Maluku, Irian Jaya, dan Timor Timur.
 

SAWO KECIK
Sawo kecik adalah sebutannya di Jawa, sedangkan buah ini sebenarnya berasal dari Kambodia, Thailand, Vietnam, Myanmar, Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, dan Queensland Utara. Di Jawa yang kental dengan tradisi, sawo kecik berhubungan erat dengan ritual dan kerajaan/keraton. Ukurannya yang relatif lebih kecil daripada sawo jenis lain, sawo kecik tetap memiliki citarasa manis dan segar yang enak tak kalah dengan sawo lain. Di dunia buah sawo kecik ini dikenal sebagai caqui, di Australia dikenal sebagai wongi.

Spesifikasi Produk Tanaman Sawo Kecik
·    Nama: Sawo Kecik
·    Nama ilmiah: Manilkara kauki
·    Kondisi tempat tumbuh: Dataran rendah beriklim tropis
·    Matahari: Full sun (sepanjang hari)
·    Waktu berbuah: 3-5 pasca tanam
·    Media tanam: Pot berdiameter > 60 cm dengan tanah humus
·    Tinggi bibit: 40-60 cm

Tips Perawatan:
1.    Gunakan tanah yang subur bercampur kompos 1 sampai 2 kg sebagai media di lubang tanam.
2.    Siramlah sehari dua kali.
3.    Pupuklah minimal sekali dalam sebulan dengan NPK ditabur di sekeliling media tanam.
4.    Gulma dibersihkan secara rutin.


SAWO PUTIH
Tanaman Sawo Putih merupakan tanaman berbuah tropis yang berasal dari Meksiko, daerah Amerika Tengah sebelah selatan Kosta Rika. Tumbuhan dewasanya dapat mencapai tinggi 5 sampai 16 meter, jadi bisa dibilang cukup tinggi dan evergreen. Buahnya sekilas nampak seperti alpukat, hanya saja versi lebih bulat.

Kulit buah sawo putih berwarna hijau mengkilat ketika muda. Kulit buah masak yang berwarna kuning membalut daging buah yang sangat lembut. Kelembutan daging buahnya terasa seperti campuran buah pisang, peach, pir, dan vanila, yang pastinya akan sangat lezat jika dimasukkan ke lemari pendingin. Di dalam daging buahnya, biasanya terdapat 1 – 5 biji. Selain dinikmati langsung atau dingin, sawo putih akan sangat segar jika jadi jus dengan berpadu milkshake.

Spesifikasi Produk Tanaman Sawo Putih
·    Nama: Sawo Putih (White Sapote)
·    Nama ilmiah: Casimiroa edulis
·    Kondisi tempat tumbuh: Dataran rendah – menengah
·    Asal bibit: Okulasi
·    Tinggi bibit: 80-100cm
·    Tempat tanam: Pot berdiameter >60cm atau di tanah langsung
·    Waktu berbuah: 2-3 thn pasca tanam

Tips Perawatan:
1.    Gunakan tanah yang subur bercampur kompos 1 sampai 2 kg sebagai media di lubang tanam.
2.    Siramlah minimal dua kali sehari.
3.    Pupuklah minimal sekali dalam sebulan dengan NPK ditabur di sekeliling media tanam.
4.    Gulma dibersihkan secara rutin


SAWO MENTIMUN
Tanaman Sawo Mentimun merupakan tanaman berbuah yang termasuk dalam genus Manilkara dan keluarga Sapotaceae. Berasal dari daerah Mexico, Amerika Tengah, dan Karibia dengan buah lonjong menyerupai mentimun. Meskipun bentuknya mentimun, rasanya tetap sama dengan sawo kebanyakan. Tentu saja manis, segar, dan lembut, dengan warna daging buah yang hijau. Bijinya hanya satu per buah sehingga membuat lebih mudah dikonsumsi.

Spesifikasi Produk Tanaman Sawo Mentimun
·    Nama: Sawo Mentimun
·    Kondisi tempat tumbuh: Dataran rendah – tinggi
·    Asal bibit: Okulasi
·    Tinggi bibit : 30-40 cm
·    Tempat tanam: Pot berdiameter >60 cm atau di tanah langsung
·    Umur berbuah : 1-2 tahun

Tips Perawatan
·    Gunakan tanah yang subur bercampur kompos 1 sampai 2 kg sebagai media di lubang tanam.
·    Siramlah minimal dua kali sehari.
·    Pupuklah minimal sekali dalam sebulan dengan NPK ditabur di sekeliling media tanam.
·    Gulma dibersihkan secara rutin
·    Tanaman sawo yang masih muda disarankan diberikan pupuk dengan kandungan nitrogen, phosphor, dan potash. Pupuk kompos lebih baik.


SAWO VIETNAM

·    Nama Latin : Acrhras zapota
·    Asal buah : Vietnam
·    Sifat dan Keunggulan buah : memiliki daging buah yang lebih kesat dengan kandungan air lebih sedikit dari buah sawo pada umumnya. Rasanyapun lebih manis dan legit sehingga tak heran jika banyak yang menyukainya
·    Sifat dan Keunggulan bibit : Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik jika ditanam pada ketinggian 700 – 1.200 m diatas permukaan air laut
·    Umur Berbuah : 2 – 3 tahun
·    Cara Pembibitan : Okulasi
·    Tabulampot  :Bisa
·    Tanah biasa : Bisa


Cara Pemeliharaan :
·    Sebelum berbuah pemupukan dapat diberikan 250-500 gram urea/pohon/tahun sebelum tanaman sawo berbuah, Bila tanaman sudah waktunya berbuah, kurang lebih berumur 4 tahun, dilakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk majemuk NPK (10-20-15) yang kandungan fosfor (P) dan kaliumnya (K) tinggi sebanyak 500 gram per pohon tiap tahun

Deskripsi
·    Sawo Vietnam adalah varietas sawo berukuran besar, bobotnya bisa mencapai 400 g per buah. Penampilannya memang menarik, buahnya oval dan kulit berwarna cokelat muda. Buah sawo Vietnam rasanya lebih manis dibandingkan sawo lokal pada umumnya. Walau matang di pohon sawo ini kulitnya tetap keras, oleh karena itu cukup tahan pengangkutan dan daya simpan simpannya hingga seminggu

Artikel
·    Permukaan kulit buah Sawo Vietnam ini jika diraba akan terasa halus dan lembut. Saat dibelah akan tampak daging tebal cokelat keputihan dan mengkilap. Rasanya pun manis bahkan tingkat kemanisannya sampai 14 briks. Buah ini kulitnya akan tetap keras meskipun telah matang dipohon. Oleh karena itu, buah jenis ini terbilang sangat tahan saat pengangkutan karena daya tahan simpannya hingga seminggu.

·    Prospek usaha budidaya sawo vietnam sekarang ini terbilang cerah, karena permintaan yang semakin meningkat saja. Perawatan yang baik pada tanaman sawo vietnam ini akan mempercepat masa berbuahnya. Dalam jangka waktu 1 tahun sudah bisa berbuah dari perbanyakan okulasi. Namun jika perawatan yang diberikan kurang baik, pohon sawo jumbo baru bisa berbuah ketika umurnya 3 tahun lebih. Pohon sawo vietnam mampu berproduksi dengan baik sampai 10 tahun dengan perawatan yang baik pula.

Previous
« Prev Post